Karya
Judul/Title Penggunaan Hydrocyn Aqua sebagai Antiseptik untuk Luka Eksisi pada Tikus
Penulis/Author
Tanggal/Date 24 2025
Abstrak/Abstract Penggunaan antiseptic yang tepat dalam perawatan luka dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan hydrocyn aqua pada kesembuhan luka eksisi tikus berdasarkan gambaran histopatologi serta jumlah leukosit dan fibroblast jaringan. Dua puluh tikus wistar jantan umur 12 minggu dibagi menjadi 4 kelompok (I, II, III, dan IV), masing-masing terdiri dari lima ekor. Seluruh tikus dimasukkan ke dalam kandang individu dan diadaptasikan selama 1 minggu dengan diberi pakan standar dan minum ad libitum. Sebelum dioperasi, tikus dibius dengan ketamin (50 mg/kg) dan xylasin (5 mg/kg). Seluruh tikus dibuat luka eksisi dengan biopsy punch (diameter 0.5 cm) di area punggung kiri dan kanan yang sudah dicukur bersih dan diolesi iodin. Perlakuan yang diberikan setelah pembuatan luka eksisi yaitu : Klp I, luka diberi NaCl fisiologis; Klp II, luka diolesi salep povidone iodin; Klp III, luka diolesi salep gentamycin 0.1%; dan Klp IV luka diolesi hydrocyn aqua gel. Perlakuan diberikan sehari 2 kali selama 1 minggu. Pada hari ketujuh pasca operasi, seluruh tikus dibius kemudian jaringan kulit diambil dan difiksasi dalam formalin 10% untuk pemeriksaan histopatologi (hematoksilin eosin) serta penghitungan jumlah leukosit dan fibroblast jaringan. Jumlah leukosit dan fibroblas jaringan dianalisis secara statistic dengan one way ANOVA, sedangkan gambaran histopatologi dianalisis secara deskriptif. Kata kunci : luka, hydrocyn aqua, leukosit, fibroblast, histopatologi
Rumpun Ilmu Kedokteran Hewan
Bahasa Asli/Original Language Bahasa Indonesia
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi